Denpost

Articles

Aspirasi Pengganti Sudikerta Bermunculan

Parpol Pendukung Belum Bersikap

Made DarmaMangupura, DenPost
Sejak diwacanakan siapa pengganti Drs. Ketut Sudikerta sebagai Wabup Badung, aspirasipun mulai bermunculan. Sampai saat ini setidaknya sudah tiga nama yang beredar yaitu Made Sudiana,S.H., (yang didukung seluruh PK dan PD Golkar) di Badung, Drs. Ketut Suiasa (hasil rakerda DPD II Golkar Badung) dan dari birokrasi Adi Arnawa.
Sementara parpol pengusung yang telah berhasil mendudukan duet AA Gde Agung dan Ketut Sudikerta sebagai bupati dan wakilnya, sampai saat ini belum bersikap. Setidaknya ada tujuh parpol yang memenangkan AA Gde Agung-Sudikerta untuk menduduki dua kali masa jabatannya sebagai pimpinan di Badung, yaitu Golkar, Demokrat, Hanura, PIB, PNI Marhen, Pelopor dan PNBK. “Di luar Golkar dan Demokrat sebagai partai besar, kami sebagai partrai gurem ketika itu ikut tergabung sebagai parpol pengusung dan sampai saat ini kami memang belum bersikap soal siapa pengganti Sudikerta nanti,” kata Made Dharma.
Diakui, di antara partai gurem yang ikut mendukung pemenangan AA Gde Agung-Sudikerta saat ini sudah ada yang bubar alias partainya tereleminasi. Namun demikian, tokoh-tokohnya masih eksis bahkan semuanya saat ini masih duduk di DPRD Badung, sehingga mereka ini masih memiliki kapasitas untuk ikut menentukan calon pengganti Sudikerta.

Menurut mantan Ketua PNBKI Bali yang sekarang bergabung ke Partai Hanura ini, belum bersikapnya parpol pendukung karena waktunya belum tepat. Artinya, dari sisi etika dinilai belum saatnya karena Sudikerta sampai sekarang masih melakukan tugas-tugas sebagai wabup Badung. Pelantikan sebagai Wagub Bali, baru akan dilakukan 28 Agustus mendatang sehingga kurang etis rasanya jika orangnya masih duduk sebagai wabup sementara jabatannya sudah dipersoalkan. “Secara pribadi saya mengakui, ketiga tokoh yang sudah dimunculkan itu sama-sama memiliki keunggulan dan itu merupakan tokoh terbaik yang di miliki Badung. Namun itu tidak berarti tidak ada tokoh lain, yang bisa saja dimunculkan oleh parpol pengusung. Apalagi jabatan wabup itu sekarang sangat stragetigs, karena sangat berpeluang maju sebagai bupati tahun 2015 pasca AA Gde Agung,” kata Dharma.

Ditanya adanya keinginan Hanura mengusung kadernya, I Made Sudarta, secara deplomatis Dharma menyatakan masih dalam tahap pembahasan di internal. Memang. Made Sudarta merupakan salah satu kader potensial yang dimiliki Partai Hanura. Apalagi sekarang Sudarta juga sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Badung sehingga sangat memahami keragaman karma di Badung. “Saya yakin parpol pengusung lainnya juga akan memasang kader-kader terbaiknya, masalah siapa nanti yang ditetapkan tergantung aturan main yang ada baik di internal parpol bersangkutan maupun ketentuan undang-undang yang ada,” tandas Made Dharma, sambil menambahkan bahwa ketentuan PP No.49 tahun 2008 kewenangan memang ada di parpol pengusung. (102)

Facebook

Twitter

Komentar Terakhir

Guest (wayan sudharya)
Polisi harus berani menegakkan uu lalulintas secara adil baik terhadap wni maupun wna ataupun turis.
Guest (yan kancil)
ULI PIDAN GAEN DPRD TUAH AMONTOAN GEN.....JEG MEGARANG NGEDUM.....SING JE MIKIR DADI WAKIL RAKYAT......
Guest (jsw)
Jempol buat dishub, itu artinya tdk tebang pilih
Guest (Putu Edy)
emang boleh status TN di ubah jadi tanah milik pribadi ? Klo bisa saya daftar juga disana. Dasar UUD...
Guest (kaka)
langkah yg bagus, lanjutkan...dan tetap konsisten..
Denpost - Media Komunitas Masyarakat Bali © 2011 Denpost Design by Fresh CMS