Denpost

Konstruksi Lintasan Panjat Tebing Mengkhawartirkan

no-imageDenpasar, DenPost
Konstruksi bangunan lintasan panjat tebing di kompleks Lapangan Kompyang Sujana, sangat riskan dan membayakan. Oleh sebab itu, pembangunan lintasan tidak boleh berpikir pendek untuk satu atau dua tahun, tetapi venue Porprov tersebut harus ajeg dan tahan banting untuk jangka panjang.
Ketua Komisi B DPRD Kota Denpasar Eko Supriadi, seusai meninjau ke lokasi, pasa Sabtu (17/8) sore, menilai, kerangka besi menjulang setinggi 20 meter, tanpa ditopang penyangga sangat riskan. ''Kerangka besi setinggi 20 meter, apakah tidak perlu penyangga di belakangnya,'' ujarnya, Minggu (18/8) kemarin.

Eko mengkhawatirkan, kerangka besi yang bakal dipasang panel-panel, ditambah beban atlet apakah kokoh jika diterpa angin kencang. ''Yang saya khawatirkan, jika tanpa penyangga besi di belakangnya atau sebelah timur, kemudian ditiup angin kencang bakal ambruk ke timur menimpa gedung kantor camat Denpasar Barat,'' tuturnya. Dia sendiri belum tahu kekuatan pondasi yang menahan berat besi. ''Apakah kuat dan kokoh lintasan panjat tebing ini tanpa penyangga di belakangnya, dan hanya bertumpu pada daya cengkeram pondasi,'' tanya anggota Fraksi PDI-P ini.

Ia berpendapat, pengerjaan lintasan panjat tebing terkesan dipaksakan guna mematok target bisa rampung saat pelaksanaan Porprov, tanpa memikirkan kualitas bangunan. ''Kami sebenarnya malu, justru perhelatan multievent dua tahunan di ibu kota provinsi Bali ini, venue belum rampung,'' ucapnya. Padahal, lanjut dia, keputusan Denpasar menjadi tuan rumah sudah dua tahun silam. ''Mengapa persiapan sangat mepet, masak tinggal menghitung hari venue belum rampung,'' kata dia. Di samping itu, proyek yang menelan dana Rp 2.911.356.000 ini mencapai tinggi 20 meter, sedangkan jika mengacu peraturan pemerintah bangunan paling tinggi maksimal 15 meter. (108)

Facebook

Twitter

Komentar Terakhir

Guest (Johny)
Saya gak ngerti, kenapa ninggalin uang di dlm mobil ? naruhnya di atas dashboard lagi ...gimana masi...
Guest (yan kancil)
Maling nekat....polisi engken ne....sudah dua korban....dan korban nya ngak sembarang orang pak yan ...
Guest (warga sukawati)
mohon sikap profesional polisi untuk menjaga keamaan... teman sy waktu ini sempat juga kena todong d...
Guest (Krama Bali)
Disadari atau tidak, sepertinya hukum sudah tidak ada lagi. Hukum dikalahkan oleh HAM. Ada perampok...
Guest (I Gusti Putu Semadi Putra)
Perampok, pencuri dan curat merajalela di Bali, karena hukum kita lemah. Hukum dikalahkan oleh HAM. ...
Denpost - Media Komunitas Masyarakat Bali © 2011 Denpost Design by Fresh CMS