Denpost

Dijegal Dalam Balon Kades

Muditha Layangkan Protes

Dijegal Dalam Balon Kades. Muditha Layangkan ProtesSumerta, DenPost
Salah satu bakal calon (Balon) Kepala Desa Sumerta Kauh, I Wayan Muditha, S.Sos., melayangkan protes sekaligus keberatannya dalam hal digugurkan dirinya dalam penjaringan balon kepala desa setempat. Ditemui di kediamannya, Sabtu (31/8) lalu, Muditha pun merasakan ada hal yang tak masuk akal, atas penjegalan dalam persyaratan administrasi yang diajukannya. Mengingat ada upaya supaya dia tak masuk dalam balon kades.

Intinya, Muditha pun mempertanyakan surat keputusan (SK) No. 5/PANLIH/VIII/2013 tentang verifikasi administrasi bakal calon Kepala Desa Sumerta Kauh. Yang tak masuk akal alias tak diterimanya yakni, terkait berkas yang diajukannya yang tak berisi materai. ‘’Padahal dalam aturan yang ada, rangkap berkas tidak perlu bermaterai. Padahal, berkas pertama (asli-red) sudah dilengkapi materai. Dan saya sudah mengadukan hal ini kepada BPM Kota Denpasar yaitu Kabid I Bidang Pantarlih,’’ kata Muditha, seraya menunjukkan SK yang diterimanya dan tata tertib (tatib) untuk pencalonan Kades.

Bahkan Kabid I Bidang Pantarlih BPM Kota Denpasar, lanjut dia, sudah menjelaskan bahwa rangkap berkas tidak perlu bermaterai alias cukup satu saja. Sebab, jika semua rangkap berkas itu berisikan materai harus ditembuskan kemana, dan hal itu menjadi tidak jelas. Bahkan penjelasan ini telah disampaikan langsung Kabid I Bidang Pantarlih itu kepada Kepala Desa Sumerta Kauh, I Wayan Subratha, Ketua Pantarlih Kades Sumerta Kauh, I Ketut Damai, Sekretaris, I Wayan Sulandra, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sumerta Kauh, I Wayan Mandra. ‘’Tapi malamnya langsung mendadak ada rapat anggota Pantarlih Desa Sumerta Kauh di kantor Kepala Desa Sumerta Kauh. Dalam rapat itu memutuskan, hasil rapat tanggal 16 Agustus tidak bisa diganggu gugat. Di mana dari lima balon Kades Sumerta Kauh, dua digusur karena masalah administrasi,’’ ujarnya.

Diungkapkan, untuk administrasinya dalam balon Kades Sumerta Kauh sudah lengkap. Tapi yang menjadi pertanyaannya yakni masalah rangkap administrasi yang harus bermaterai. ‘’Anehnya lagi, saat ada perubahan masalah administrasi itu saya tidak diberitahu. Ada apa ini?,’’ ucapnya seraya mengaku kecewa dan menyayangkan hal seperti itu terjadi, karena sebelum bertarung dalam Pilkades sudah digusur terlebih dahulu.
Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pemilihan Calon Kepala Desa Sumerta Kauh, I Ketut Damai, yang dikonfirmasi, menyatakan, pihaknya menginformasikan kepada calon Kades Sumerta Kauh tentang adanya surat edaran (SE) untuk persyaratan calon kades. Dari lima calon kades yang masuk langsung diberikan tatib. ‘’Dari lima calon kades yang masuk dan sesuai tatib terdapat persyaratan yaitu Bab III pasal 5 Tatib Pilkades tahun 2013. Intinya semua persyaratan itu dibuat rangkap tiga ditandatangani di atas materai Rp 6.000,’’ jelasnya, seraya mengaku untuk pendaftaran balon kades dilaksanakan, 5 s.d. 16 Agustus lalu.

Lebih jauh dikatakannya, dari lima surat calon kades yang masuk ke panitia langsung disegel di brankas. Karena telah masuk, maka dilanjutkan dengan pelaksanaan rapat panitia yang dihadiri 15 anggota, BPD, Babinsa dan Babinkankamtibmas dan Kepala Desa Sumerta Kauh di kantor kepala desa setempat, 16 Agustus lalu. Sebelum rapat dimulai, ditanyakan masalah lima calon. Dalam rapat itu menghasilkan kesepakatan calon kades harus memenuhi semua persyaratan sesuai ketentuan. ‘’Dari lima berkas calon yang diperiksa, hanya tiga calon yang memenuhi persyaratan yaitu Ni Ketut Dharmayanthi Laksmi S.E., dari Banjar Pagan Kaja, I Wayan Sentana S.H., (Pagan Klod), dan Ir. I Made Rudita, S.Sn., M.Fil., H., (Banjar Kelandis). Sedangkan dua calon yang gugur yaitu I Wayan Muditha, S.Sos., rangkap berkas tidak diisi materai hanya aslinya saja yang berisi materai, dan ijasahnya satu dilegalisir sedangkan dua lagi tidak, dan I Made Rai Arimbawa berkas tidak ada semua persyaratan dan SKCK dari Kepolisian tidak sesuai dengan peruntukannya,’’ paparnya. (112)

Facebook

Twitter

Komentar Terakhir

Guest (ida bagus surya putra manuaba)
Saya selaku orang tua salah satu siswa di SMAN 1 DENPASAR yang juga merupakan alumnus angkatan tahun...
Guest (i wayan dines widiana)
Dumadak hasil kerja kpu berjalan lancar. Jujur. Aman. Tenteram. Damai. Sukses bali. Sukses indonesia
Guest (wayan)
Itu sudah membuat bali tidak aman karena pengaruh pendatang dari luar bali... pemerintah daerah haru...
Guest (suweca)
Pemerintah seharusbya jeli dan jangan selalu melakukan penindakan seharusnya yang punya lahaan juga ...
Guest (suweca)
harus cepat2 di usut dengan cara2 memperkaya diri sendiri dan menipu rayat dan membodohi rayat denga...
Denpost - Media Komunitas Masyarakat Bali © 2011 Denpost Design by Fresh CMS