Denpost

Rekonstruksi Pembunuhan di Penglipuran Tunggu Hasil Lab

Rekonstruksi Pembunuhan di Penglipuran Tunggu Hasil LabBangli, DenPost
Kasus pembunuhan saudagar kucit (anak babi), I Wayan Liger (55), warga Banjar Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli, oleh adik kandungnya sendiri, I Nengah Ngungsi, benar-benar menjadi atensi pihak kepolisian. Berkas pemeriksaan tersangka hampir rampung. Sementara untuk melakukan rekonstruksi, polisi masih menunggu hasil visum dan lab.
Kapolres Bangli, AKBP Suswanto, didampingi Dandim 1626/Bangli, Letkol (Arm) Djoni Prasetiyo, di sela-sela memantau Pos Pelayanan Lebaran, Jumat (2/8) kemarin, mengakui, berkas pemeriksaan tersangka sudah hampir rampung. Polisi saat ini masih melengkapi beberapa bagian yang dianggap kurang. ‘’Harapan kami kasus ini cepat selesai. Apalagi tersangkanya sudah jelas, cara membunuh, dan barang buktinya (BB) juga sudah lengkap,’’ kata AKBP Suswanto.

Dia menambahkan, dari keterangan tersangka ada indikasi pembunuhan itu dilakukan secara terencana. Untuk itu, pihaknya tidak bisa memberikan toleransi kepada pelaku. Apalagi, keluarga korban telah menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada aparat. Dalam kesempatan itu, Kapolres mengimbau kepada jajarannya untuk lebih respon terhadap berbagai persoalan di masyarakat. Jika ada perselisihan antarwarga, aparat harus menengahi sehingga tidak menjadi bom waktu. ‘’Aparat harus pro-aktif agar tiap permasalahan jangan menjadi bom waktu. Jangan sampai masyarakat bereaksi duluan,’’ imbuh Suswanto.

Ditambahkan oleh Kasubag Humas AKP Ida Dewa Nyoman Rai, untuk melakukan rekonstruksi (reka ulang) kasus tersebut, pihaknya masih menunggu hasil visum dan lab. Karena pakaian korban pascapembunuhan itu masih diperiksa lab untuk memastikan ceceran darah. Sementara informasi yang dihimpun menyebutkan, gara-gara kasus pembunuhan itu, upacara ngaben yang sedianya dilaksanakan pertengahan Agustus ini terpaksa batal. (122)

Facebook

Twitter

Komentar Terakhir

Guest (wayan sudharya)
Polisi harus berani menegakkan uu lalulintas secara adil baik terhadap wni maupun wna ataupun turis.
Guest (yan kancil)
ULI PIDAN GAEN DPRD TUAH AMONTOAN GEN.....JEG MEGARANG NGEDUM.....SING JE MIKIR DADI WAKIL RAKYAT......
Guest (jsw)
Jempol buat dishub, itu artinya tdk tebang pilih
Guest (Putu Edy)
emang boleh status TN di ubah jadi tanah milik pribadi ? Klo bisa saya daftar juga disana. Dasar UUD...
Guest (kaka)
langkah yg bagus, lanjutkan...dan tetap konsisten..
Denpost - Media Komunitas Masyarakat Bali © 2011 Denpost Design by Fresh CMS