Denpost

Pendaftaran A.A. Ngurah Puspayoga - Dewa Nyoman Sukrawan Menjadi Arena Pesta Budaya

Pendaftaran A.A. Ngurah Puspayoga - Dewa Nyoman Sukrawan Menjadi Arena Pesta BudayaDenpasar, DenPost
PDI Perjuangan Bali tanpa keraguan sedikit pun, akhirnya mendaftarkan pasangan AA Ngurah Puspayoga dengan Dewa nyoman Sukrawan sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali. Mereka yakin pasangan ini akan diterima dan didukung oleh warga Bali sebagai calon yang sesuai dengan aspirasi dan harapan mereka.

Prosesi pendaftaran berawal dari persembahyangan bersama di Kantor DPD PDI Perjuangan Bali. Setelah itu, pasangan diantarkan oleh ribuan massa serta kader PDI Perjuangan dari tingkat Provinsi hingga anak ranting (Desa). Turut serta dalam rombongan adalah para bupati yang berasal dari kader partai antara lain Putu Agus Suradnyana (Buleleng), Wayan Candra (Klungkung) AA Beratha (Gianyar) , Putu Artha (Jembrana) , Made Gianyar (Bangli) dan Walikota Denpasar Rai Mantra.

Yang menarik, pendaftaran ini otomatis membuat suasana halaman kantor KPU menjadi ajang Festival Budaya. Sebab, aneka kesenian tradisional dipertontonkan antara lain tari Baris Barongsai, Bleganjur, Rodat dari kampung muslim Kepaon, musik rebana dan lain-lain. Saat pasangan calon sedang mengurus masalah administrasi, secara bergantian para seniman itu mempertontonkan kepiawaiannya.

Rombongan yang dipimpin Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Cokorda Ratmadi diterima Ketua KPU Bali, Lanang Sukawati Perbawa dan jajarannya. Acara berlangsung singkat karena hanya dilakukan pemeriksaan kelengkapan berkas yang nantinya akan diverifikasi oleh KPU. Usai acara itu, kandidat bersama Tim Pemenangan serta Ketua KPU melakukan potret bersama Usai pendaftaran, Cok Ratmadi meminta para calon pemimpin Bali itu untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat dan melakukan sosialisasi. “Bali adalah daerah basis PDI Perjuangan, kita tidak boleh kalah,” tegas Cok Rat. Ia meminta para kader untuk bekerja keras dan bergotong- royong menjaga eksistensi partai.

Sementara itu Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristyanto menegaskan, pihaknya sengaja mengambil Dewa Nyoman Sukrawan yang merupakan kader tulen untuk mendampingi Puspayoga. Ini merupakan ujian bagi partai, sejauhmana kesolidannya ketika mengusung tokoh kader. “ Pak Sukrawan itu orang hebat karena sudah jadi Pengurus PDI di jaman partai sedang dalam tekanan Orde Baru,” tegasnya.

Usai pendaftaran, para kader yang duduk di jajaran eksekutif dan legistatif mengikuti Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) di Sekretariat DPD PDIP. Intinya, forum itu membahas koordinasi guna mencapai visi misi partai. Selain itu mereka diminta tetap komit dengan perjuangan untuk memenangkan pasangan Puspayoga- Sukrawan.

Pada kesempatan itu, Puspayoga juga diminta untuk memaparkan visi dan misinya sebagai calon gubernur. Inti dari visinya itu adalah “Membangun Bali Berbasiskan Potensi dan Peran Kabupaten/ Kota”. Visi itu dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa potensi pembangunan Bali berada di wilayah kabupaten yang harus digali dan dikembangkan. Adapun peran pemerintah provinsi adalah dalam upaya mensinergikan dan mengkoordinasikan pengembangan potensi itu serta mendorong pemecahan-pemecahan masalah yang bersifat lintas kabupaten.

Sementara itu Hasto menambahkan, calon Gubernur Bali juga terikat pada visi partai yang memiliki agenda untuk segera menuntaskan kemiskinan, kesenjangan sosial , menjaga negara Kesatuan Repubik Indonesia dan lainlain. “Politik kita sebagai partai bukanlah menjadikan partai sebagai alat kekuasaan tetapi alat perjuangan untuk mencapai semua tujuan itu,” tegasnya. (r/*)

Facebook

Twitter

Komentar Terakhir

Guest (Alit wiartana Kerobokan kelod.)
Pak made Sujana, coba diberikan satu contoh upaya bpk kebijakan yg berpihak kpd masy lokal dlm permo...
Guest (suyasa)
Makanya jgn sbuk kampanye pak. Urus dulu pekerjaanmu sbg PNS. Ngurus pajak air tanah aja blm becus, ...
Guest (rai mengwi)
Bapak- bapak..mari kita berpikir dewasa dong...jgn hanya mikirin diri sendiri.....utk menjaga Bali y...
Guest (Gede)
Memang benar Moge sangat mengganggu…. Tak peduli lampu lalulintas pun dilanggar seolah-olah mereka...
Guest (Alit wiartana kerobokan kelod)
Anggaran telah ditetapkan dan Gayung bersambut, yg penting sekarang Pelaksanaan dan Pengawasan, bila...
Denpost - Media Komunitas Masyarakat Bali © 2011 Denpost Design by Fresh CMS